DPKP Laksanakan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana irigasi Air Tanah Dalam

Dalam rangka peningkatan produksi hasil pertanian, Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan membangun sarana dan prasarana irigasi air tanah dalam bagi kelompok-kelompok tani yang dimanfaatkan untuk kebutuhan air dalam mengantisipasi musim kemarau. Pembuatan air tanah di buat pada tahun 2018 dengan mengunakan anggaran DAK-APBD kota manado.

Kegiatan pembuatan irigasi air tanah ini dikerjakan pada 3 (tiga) kelurahan yaitu kelurahan Bengkol (2 unit), kelurahan Paniki Bawah (2 unit), kelurahan Pandu (1 unit). Proses pekerjaan  bersifat swakelola oleh kelompok-kelompok tani sesuai dengan Surat Keputusan (SK). Pembuatan irigasi air tanah diberikan kepada kelompok-kelompok tani yang ada di Kota Manado berjumlah 5 unit yaitu KT Mekar, KT Aspartan, KT Mamiri, KT Putra Tani, KT Pakoba.

Berdasarkan fakta empirik maka perlu dipikirkan alternative lain untuk memenuhi kebutuhan air tanaman dari sumber air yang lain, air tanah merupakan salah satu pilihan sumber air yang dapat dikembangkan untuk pertanian. Potensi air tanah disuatu wilayah relative apabila tidak diusahakan, Pengambilan air tanah sesuai dengan kemampuan pengisiannya, selain dapat meningkatkan produktivitas pertanian.

Kepala Dinas Ir. Nolfie Dj. Talumewo,  mengatakan bahwa: “Dengan adanya irigasi air tanah dalam pada tahun ini (2018) berjumlah 5 unit yang di sebar di 5 kelompok tani, ini sangat membantu petani dalam pengusahaan usaha taninya terutama jika terjadi musim kemarau.”

Petani  dapat memanfaatkan proyek tersebut untuk penyiraman sehingga produksi dari masing-masing komoditi dapat di pertahankan. Untuk itu Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani dan produksi sehingga masyarakat/petani menjadi petani yang cerdas untuk pengolahan usaha taninya.

Kepala bidang Prasarana dan sarana, Ir. Manina Korompis juga mengatakan bahwa kegiatan ini masih terus dibutuhkan oleh petani-petani yang lain untuk perlu dilanjutkan pada tahun kedepan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *