DPKP Melakukan Kaji Terap Tanaman Buah Naga (Dragon Fruit)

 

Kegiatan kaji terap tanaman buah naga (Dragon Fruit/Hylocereus) ini dilaksanakan oleh Seksi Metode dan Informasi Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kelautan Dan Perikanan Kota Manado. Dan pelaksanaan kegiatan ini berlokasi diKelurahan Malalayang Dua Kecamatan Malalayang. Kegiatan ini berlangsung kurang lebih 10 minggu mulai 1 Agustus 2018 sampai selesai.

Buah naga (Dragon Fruit/Hylocereus) termasuk komoditi langkah di Indonesia, buah naga ini memiliki bentuk yang sangat unik dan cukup memikat untuk dilihat, bentuk fisiknya mirip buah nanas hanya saja buah ini memiliki sulur disekujur kulitnya. Bentuk tanaman buah naga ini mirip dengan pohon kaktus berupa sulur-sulur yang memanjang seperti lidah naga yang menjulur.

Studi banding budidaya buah naga yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Kelautan Dan Perikanan Kota Manado ke Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat untuk mengetahui dan membandingkan dengan kondisi/keadaan di Kota Manado. Kemudian membandingkan hasil budidaya tanaman buah naga yang dikembangkan didaerah dataran tinggi yang memiliki suhu udara dingin dengan dataran rendah yang bersuhu panas seperti Kota Manado.

Kaji terap budidaya buah naga ini dilakukan dengan cara vegetatif yang relative lebih mudah dan banyak dipakai, prosedur yang dipakai sebagai berikut:

  1. Penyiapan lahan atau lokasi tanam untuk penanaman stek-stek batang buah naga
  2. Pembuatan tiang panjat untuk menopang tumbuhnya batang buah naga
  3. Penanaman bibit batang buah naga
  4. Pemupukan dan Perawatan buah naga
  5. Pengamatan pertumbuhan dan perkembangan tanaman dengan pengukuran pertumbuhan tunas buah naga setiap minggunya selama 10 minggu.
  6. Selesai pengamatan dan kajian selama 10 minggu, diperoleh kesimpulan bahwa tanaman buah naga dapat dikembangkan diKota Manado, karena tanaman ini dapat beradaptasi dengan kondisi alam yang ada.

Kepala Bidang Penyuluhan DPKP Feriana Ch.Palandeng, S.Pt,.M.Si mengatakan “Kaji terap buah naga ini merupakan salah satu metode penyuluhan pertanian yang merupakan uji coba teknologi yang dilakukan untuk melihat dan membandingkan hasilnya dengan lokasi dan kondisi yang lain, untuk dapat dijadikan acuan dalam merekomendasikan bagaimana teknologi ini diterapkan di Kota Manado maka, dibuatlah kaji terap buah naga ini yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Manado yang ingin melakukan budidaya tanaman buah naga ini”.

Untuk masyarakat kota manado yang ingin mengembangkan budidaya buah naga ini disarankan saat akan memulai usaha penanaman hal penting yang harus di perhatikan adalah “pemilihan bibit dan perawatannya itu penting sekali”, ujar Feriana.

“Buah naga ini sangat adaptif  untuk dibudidayakan didaerah-daerah yang memiliki suhu udara yang dingin sampai pada suhu udara yang panas, untuk itu Dinas Pertanian Kelautan Dan Perikanan Kota Manado melakukan kaji terap buah naga (dragon fruit) ini untuk kepentingan petani yang ingin mengembangkan budidaya tanaman buah naga ini”, kata Kepala Dinas Ir. Nolfie Dj. Talumewo.

Hal penting dalam budidaya tanaman buah naga ini adalah penyinaran sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhan buah naga ini. Untuk itu perlunya memasyarakatkan budidaya tanaman buah naga ini kepada petani-petani yang ada di Kota Manado.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *